Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Tuesday, April 25, 2017

Pembalap AHRT Gerry Salim Juga Piawai Nunggang Supermoto


GRC - Kepiawain Gerry Salim ketika menggeber supermoto itu terlihat ketika dia ikut berlaga di ajang Special Race 76 Trial Game Asphalt yang digelar di Sirkuit Stadion Manahan Solo beberapa hari yang lalu. Gerry Salim berhasil mengalahkan sejumlah pembalap papan atas Indonesia, baik itu yang punya background road race seperti Doni Tata, pembalap dari background motocross seperti Ivan Harry dan Asep Lukman hingga free styler ternama Indonesia Wawan Tembong.Bro sekalian… Pembalap binaan Astra Honda Racing Team (AHRT) asal Surabaya, Gerry Salim, selama ini dikenal sangat piawai menggeber motor sport di sirkuit. Tercatat dia pernah menjuarai Shell Advance Talent Cup di Sirkuit Losail – Qatar. Kemudian dia berprestasi ketika menggeber motor super sport Honda CBR600RR, terus belakangan ini dia kerap mengibarkan bendera merah putih dan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat berlaga Asia Road Racing Championship (AARC) menggunakan motor Honda CBR250RR. Namun siapa sangka Gerry Salim ternyata juga piawai dalam menggeber motor bergenre supermoto??

Belum ada informasi secara jelas motor apa yang dipakai oleh Gerry Salim di ajang Special Race 76 Trial Game Asphalt kemarin. Tapi kalau melihat wujudnya, kelihatan kalau itu tetap motor buatan Honda. Adventuriderz.com nggak bisa memastikan dengan jelas apakah itu Honda CRF250R atau Honda CRF450R. Kemungkinan besar ya salah satu dari kedua motor tersebut. Yang jelas motor itu udah nggak pakai ban tahu ala motocross, melainkan udah diubah dengan ban tapak lebar tipe street dengan diameter 17 inch baik untuk bagian depan maupun belakang.
Oh ya, ada beberapa hal menarik lagi dari Gerry Salim di ajang 76 Trial Game Asphalt… Mungkin karena dia berasal dari background road race, dia punya penampilan berbeda ketimbang pembalap-pembalap supermoto lainnya. Saat pembalap-pembalap lain menggunakan  helm motocross lengkap dengan goggles sebagai pelindung mata, Gerry Salim justru menggunakan helm full face biasa seperti ketika dia mengikuti ajang balap road race. Informasi lainnya, Gerry Salim nggak cuma ikut Special Race 76 Trial Game Asphalt di Solo, tapi dia juga akan ikut full race alias seluruh seri sepanjang tahun 2017. Rencananya akan ada tiga seri 76 Trial Game Asphalt tahun ini, yaitu seri pertama di Stadion Kanjuruhan Malang (25-26 Agustus 2017), seri kedua di Stadion Mandalakrida Jogja (20-21 Oktober 2017), dan seri terakhir di GOR Satria Purwokerto (24-25 November 2017). Gerry pun kabarnya udah dapat ijin dari AHRT untuk ikut full race 76 Trial Game Asphalt 2017. Good luck Gerry!

Wednesday, March 8, 2017

Konsep TVS Apache 310 SCR Memang Cadas, Aura Off Road Begitu Kental

GRC - Pabrikan motor asal India, TVS, memang sudah membuat langkah maju dengan melakukan kolaborasi bersama pabrikan motor asal Jerman, BMW Motorrad. TVS mendapatkan tugas memproduksi motor mungil dari BMW Motorrad, yaitu motor naked sport BMW G 310 R dan motor adventure BMW G 310 GS. Menariknya, TVS mendapatkan ijin memproduksi motor dengan basis mesin dan rangka yang sama. Pada tahap awal, TVS mengembangkan dan berencana memproduksi motor sport full fairing yang bernama TVS Akula 310. Tapi bukan nggak mungkin varian motor 310 yang berasal dari basis BMW G 310 R ke depannya bakal bertambah!
Baru-baru ini desainer kenamaan Oberdan Bezzi mengeluarkan desain sebuah motor konsep yang bernama TVS Apache 310 SCR. Berbeda dengan TVS Akula 310 yang menganut model sebagai motor sport full fairing, TVS Apache 310 SCR Concept lebih cenderung sebagai motor naked sport yang memiliki aura off road sangat kental. Bro bisa perhatikan… Tangki bahan bakar TVS Apache 310 SCR berukuran besar dengan jok lebar dan tebal khas motor naked sport, namun dia menggunakan ban off road dengan kembangan yang kasar. Kemudian TVS Apache 310 SCR Concept juga dilengkapi dengan front fender tinggi yang membuat kesan off road semakin kuat. Asyiknya, Oberdan Bezzi mendesain TVS Apache 310 SCR Concept dengan headlamp bulat layaknya motor klasik dan panel speedometer bulat yang sangat sederhana. Asli keren ciamik bro!!
Apakah motor konsep ini bakal direalisasikan oleh TVS? Belum ada konfirmasi resmi dari pihak TVS nih bro… Tapi si Oberdan Bezzi sering mengeluarkan desain motor konsep yang sangat menarik dan mestinya bisa direalisasikan oleh pabrikan. Jika memang TVS Apache 310 SCR Concept direalisasikan, pastinya dia tetap menggunakan mesin dan frame yang sama persis dengan BMW G 310 R, BMW G 310 GS, dan TVS Akula 310. Mesinnya sendiri berkapasitas 313 cc satu silinder berpendingin cairan yang mampu mengeluarkan tenaga sebesar 34 HP di putaran mesin 9.500 rpm dan torsi begitu bengis khas motor satu silinder sebesar 28 Nm di putaran mesin 7.500 rpm. Bakal geger kalau renderan Oberdan Bezzi direalisasikan oleh TVS!

Sunday, February 12, 2017

Sensasi Riding dengan Honda CBR250RR di Mata Penunggang Trail

GRC - PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM), main dealer Honda wilayah Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur, mengajak rekan jurnalistik test ride salah satu produk terbaru Honda, yaitu CBR250RR. Test ride-nya nggak sekedar nyobain keliling parkiran. Tapi boleh dibawa pulang untuk dieksplor selama beberapa hari. Motor sport full fairing jelas bukan genre favorit. Namun tawaran dari MPM juga susah ditolak bro! Alasannya karena CBR250RR boleh dibilang motor sport 250 cc yang paling sophisticated yang ada saat ini. Kemudian para jurnalis juga sangat penasaran, gimana rasanya nunggang CBR250RR lantaran biasanya lebih banyak bercengkerama dengan motor trail. Tentu ini menjadi tantangan tersendiri yang amat sayang kalau dilewatkan.
Unit test ride CBR250RR yang para jurnalis pakai adalah milik salah satu Honda Wing Dealer di Surabaya, Honda Ekajaya Karunia Abadi, yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani No. 246 A, Surabaya. Pada hari H sesuai dengan kesepakatan, para jurnalis menjemput CBR250RR warna grey di showroom Honda Ekajaya Karunia Abadi. Sebelumnya para jurnalis memang sudah pernah melihat sosok CBR250RR secara langsung. Tapi untuk menungganginya belum pernah sama sekali. Terus gimana impresi nunggang CBR250RR dari kacamata penunggang motor trail?
Secara fisik, desain CBR250RR sangat keren, almost perfect! Dari ujung depan sampai ujung belakang semuanya digarap dengan sangat baik oleh Honda. Motor ini pun terlihat sangat racy karena stang dipasang underyoke. Udah mirip banget dengan motor-motor balap yang biasa dipakai di sirkuit. Suspensi upside down buatan Showa dengan kelir emas membuat CBR250RR jadi tampak lebih kekar dan garang. Satu hal yang para jurnalis sukai pada desain CBR250RR adalah di bagian headlight yang menyipit. Benar-benar membuat jatuh cinta pada pandangan pertama.
Setelah melakukan test selama beberapa hari, para jurnalis mendapatkan gambaran yang cukup gamblang mengenai CBR250RR yang bakal dijabarkan di bawah ini:
  • Ukuran fisik CBR250RR sebenarnya nggak jauh berbeda kalau dibandingkan dengan motor-motor sport 250 cc dari pabrikan lain. Ukurannya nggak terlalu mengintimidasi.
  • Sebagai motor sport 250 cc dua silinder yang paling terakhir nongol, CBR250RR jelas memiliki performa paling unggul di kelasnya. Jangan tanya top speed ya… Impossible ngetes top speed di jalanan Surabaya dan sekitarnya. Lagian jurnalis-jurnalis yang terbiasa nunggang trail nggak freak dengan namanya top speed. Nggak safety lah ngetes top speed di jalan raya, dan yang paling penting nggak punya nyali bro! Hehehe… Tapi bro bisa cobain sendiri, performa CBR250RR memang jempolan. Kalau masih penasaran, coba pantau aja ulasan blogger-blogger lain yang bisa tembus lebih dari 165 km/jam di gigi 5.
  • Seperti diketahui bersama, CBR250RR punya fitur “riding mode”. Awalnya para jurnalis skeptis apakah riding mode berguna untuk motor yang kapasitasnya cuma 250 cc dengan tenaga nggak sampai 40 HP. Tapi setelah mencoba, rasa skeptis itu hilang total! Riding mode pada CBR250RR amat sangat berguna dan terasa betul perbedaannya antara mode Comfort, Sport, dan Sport+. Mode Comfort sangat enak ketika dipakai di jalanan perkotaan yang ramai. Pada mode ini saluran tenaga mesin seperti tertahan, memaksa rider melakukan shifting gear lebih awal. Asyiknya, ketika dipasang pada mode Comfort, motor nggak ada gejala ndut-ndutan sama sekali meskipun dalam kecepatan rendah di gigi 3, 4, atau malah 5… Saat diubah ke mode Sport, tenaga CBR250RR menjadi lebih beringas meskipun masih sedikit tertahan, dan ketika diset ke mode Sport+ benar-benar ganas, full power! Di mode Sport+ motor maunya digeber terus, nggak mau pelan. Kalau pelan malah nyundul-nyundul. Impresif banget fitur ini bro!
  • Meskipun ukuran CBR250RR lumayan gambot, namun faktanya motor ini memiliki handling yang sangat nurut. Mau meliuk-liuk di jalanan perkotaan yang padat nggak masalah, CBR250RR bisa melakukannya dengan gesit. Mau high speed cornering pun asyik banget. Nggak berasa kalau lagi pakai motor sport 250 cc.
  • Ketika penunggang motor trail pindah ke motor sport, biasanya salah satu hal yang bikin stres itu bagian suspensi. Menariknya itu nggak berlaku untuk CBR250RR. Suspensi depan upside down buatan Showa dan suspensi belakang mono shock dengan Pro-Link yang dipasang pada CBR250RR benar-benar bekerja sangat baik. Ini benar-benar di luar dugaan. Ketika high speed suspensinya cukup stabil. Tapi ketika melewati jalan keriting, suspensi bisa meredam getaran dengan amat baik. Suspensi pun begitu nyaman buat nikung. Superb banget!!
  • Dalam beberapa hari pengetesan, CBR250RR berhasil menorehkan konsumsi bahan bakar sebanyak 22,1 km/liter. Lumayan untuk ukuran mesin 250 cc dua silinder yang powerful. Apalagi gaya riding para jurnalis nggak mikir irit-iritan. Ada kesempatan ya geber maksimal. Oh ya, angka 22,1 km/liter itu didapat berdasarkan indikator fuel consumption yang ada di dashboard CBR250RR. Para jurnalis memang nggak melakukan pengetesan konsumsi bahan bakar CBR250RR menggunakan metode full-to-full atau metode yang lainnya, cukup pakai fitur yang sudah ada di motor.
  • Ketika pengetesan pada malam hari, lampu LED yang terpasang pada CBR250RR sangat bisa diandalkan. Lumayan terang dan nggak perlu lampu lenong tambahan meskipun untuk perjalanan jarak jauh sekalipun.
  • Satu hal yang bikin stres seorang jurnalis ketika nunggang CBR250RR ada pada riding position. Motor ini punya posisi duduk yang sangat racy. Ntah kenapa dalam beberapa hari seorang jurnalis masih belum bisa menemukan posisi duduk yang pas dan nyaman. Mungkin itu juga efek tinggi badan yang mencapai 178 cm. Telapak tangan seperti menjadi tumpuan utama, membuat cepat lelah. Lengan tangan juga cepat pegal. Apalagi kalau kena macet… Wuiiih parah deh! Bagaimana dengan punggung dan pinggang? Nggak masalah… Nggak ada gejala lelah di bagian tersebut. Bisa jadi ini hanya masalah kebiasaan saja dan nggak semua orang mengalami sensasi yang sama. Buat yang udah biasa nunggang motor sport kemungkinan nggak perlu waktu lama untuk beradaptasi.
Nah… Itu tadi impresi nunggang CBR250RR dari seorang penunggang motor trail. Secara umum motor ini amat sangat memikat. Spesifikasi, fitur, performa, hingga handling merupakan paket komplit yang lebih unggul dibandingkan dengan para kompetitornya. Ditambah lagi dengan positioning harga yang cukup manis, membuat CBR250RR bisa menjadi pilihan pertama dan utama ketika bro ingin membeli motor sport seperempat liter. Mungkin di antara bro sekalian ada yang mau nambah motor sebagai kendaraan harian? Atau pengen beliin anak kesayangan motor sport 250 cc? CBR250RR adalah pilihan yang sulit dikesampingkan. Kalau kami sendiri soul-nya lebih dapet ke CRF250RALLY deh daripada CBR250RR. Maklum balung tuo. Hehehe… Okelah… Segitu dulu bro ulasan mengenai CBR250RR. Terima kasih untuk PT Mitra Pinasthika Mulia dan PT Ekajaya Karunia Abadi yang udah ngasih kesempatan icip-icip CBR250RR!





















Wednesday, November 2, 2016

Honda CBR250RR Dijual Mulai Dari Rp 62.900.000

IMOS 2016: Honda CBR250RR Dijual Mulai Dari Rp 62.900.000
GRC - Honda CBR250RR, motor super sport yang cukup diantisipasi oleh pecinta motor bergenre sport akhirnya resmi dijual di Indonesia. BErsamaan dengan gelaran IMOD 2016 (Indonesia Motorcycle Show 2016), Astra Honda Motor, pemegang merek Honda (roda dua) di Indonesia merilis harga CBR250RR tersebut.
AHM menyediakan CBR250RR dalam dua varian yaitu STD yang dipasarkan dengan harga Rp 62.900.000 (OTR), serta varian ABS yang dipasarkan seharga Rp 68.900.000. Kedua varian tersebut tersedia dalam dua pilihan warna yaitu Anchor Greymetallic dan juga Gunpowder Black Metallic. Selain warna gelap, CBR250RR juga tersedia dalam pilihan warna Honda Racing Red dengan harga Rp 63.500.000 (STD) dan Rp 69.500.000 (ABS).
CBR250RR dibekali dengan segala hal yang menegaskan karakternya sebagai motor sport yang kuat.Selain penampilannya yang gahar, di balik fairing-nya yang aerodinamis tersemat mesin 4-stroke berpendingin air dengan kapasitas 250 cc. Dengan konfigurasi twin silinder, motor ini menghasilkan tenaga hingga 36,8 PS.
CBR250RR mulai dijual
Menurut Margono Tanuwijaya, Direktur Pemasaran AHM, CBR250RR adalah motor flagship mereka di kelas supersport, yang akan menorehkan standar baru motor premium di Tanah Air. Hingga saat ini, CBR250RR telah mencatatkan pemesanan sebanyak 2.700 unit, sejak bulan Juli lalu. Angka tersebut melebihi ekspektasi AHM.
Yang menarik, sebagai apresiasi untuk para pemesan yang begitu percayanya kepada merek ini, AHM memberikan 4 program untuk mereka. 70 konsumen yang beruntung dapat merasakan sensasi berkendara langsung Honda RC213 V-S pada 24 dan 26 Oktober lalu. Selain itu, mereka juga berkesempatan bertemu langsung dengan Marc Marques, pembalap MotoGP Honda. Dan yang paling menarik, 60 orang konsumen dibawa oleh AHM untuk melihat langsung motor mereka dirakit di pabrik AHM di Karawang, Jawa Barat.
"All New Honda CBR250RR mampu menghadirkan model terbaik di kelasnya sebagai hasil karya anak bangsa. Kami ingin terus hadir mendampingi masyarakat mencapai mimpinya melalui beragam model yang kami tawarkan kepada pecinta sepeda motor di Tanah Air," kata Margono. Hal tersbut juga tentunya didukung oleh layanan purna jual dan jaringan motor Honda terbaik sesuai dengan yang diharapkan konsumen. Anda sudah pesan?

Honda CBR1000RR Fireblade SP Siap Menyapa Indonesia

IMOS 2016 : Honda CBR1000RR Fireblade SP Siap Menyapa Indonesia
GRC – Segmen 'raja' motor sport Tanah Air kembali memanas, pasalnya PT Astra Honda Motor (AHM) memperkenalkan edisi terbaru dari CBR1000RR Fireblade SP hari ini (2/11) dalam ajang Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2016. Produk yang sebulan sebelumnya telah mendebut di Koln, Jerman ini akan disambut hangat oleh rival abadinya Yamaha YZF-R1. Selain memperoleh pembaharuan dari segi tampilan, lini produk Honda ini juga dibekali dengan beragam fitur berkendara yang canggih.
“Kami berusaha menyuguhkan apa yang diimpikan konsumen dalam hal kesenangan berkendara. Saat menghadirkan sepeda motor di Tanah Air kami ingin semakin dekat dengan mimpi motor masa depan,” ujar Direktur Pemasaran Astra Honda Motor, Margono Tanuwijaya.
Model yang dihadirkan sebagai penanda perayaan perak Fireblade di seluruh dunia ini didukung dengan depot tenaga berkonfigurasi 4-silinder segaris. Mesinnya memiliki volume 999 cc dan sanggup menelurkan tenaga 188 daya kuda. Sedangkan nominal torsinya sebanyak 116 Nm dan dihantarkan via transmisi manual 6-percepatan. Dalam rangka menyajikan akselerasi yang optimal, Honda membenamkan quick shifter assist yang bisa berfungsi ketika ingin menambah atau menurunkan tingkatan gigi.
Mengingat bertambahnya performa, aspek pengendalian pun perlu diberikan peningkatan. Oleh karenanya CBR1000RR dibantu oleh perangkat 5-Axis IMU (Inertial Measurement Unit), peredam kejut Ohlins S-EC, Suspension Control Unit (SCU), Riding Mode Select dan Power Selector.
Bila tadi yang diutarakan hanyalah urusan penambahan, kali ini,  mari bahas apa saja yang dikurangi demi memperoleh pengendalian sempurna. Power to weight rationya diperbaiki dan sukses mereduksi bobot CBR1000RR sebanyak 14 persen yang ditorehkan berkat pemakaian rangka twin spar aluminium dan peracikan ulang swing arm Pro-link serta penggunaan bahan titanium pada tangki bahan bakar plus knalpot. Alhasil insinyur Honda berhasil menyingkirkan tak kurang dari 15 kilogram dan kenaikkan tenaga lebih dari 10 daya kuda.
Perihal banderolnya, AHM belum merilisnya, pasalnya motor ini baru mulai dijual paling cepat pada semester kedua tahun 2017. Bila ingin melihatnya secara dekat, silahkan kunjungi Honda di booth H, Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Wednesday, October 5, 2016

Sedappp!! Ini Dia All-New Suzuki GSX-R125 ABS DOHC 4-Klep

All-New Suzuki GSX-R125 ABS DOHC
All-New Suzuki GSX-R125 ABS DOHC
GRC – Dengan gebrakan yang cukup mengejutkan, pabrikan Suzuki secara resmi merilis sportbike entry-level GSX-R125 di ajang Intermot 2016 pekan ini. Jelas ini sebuah strategi yang meleset dari ramalan para ahli nujum, mengingat banyak yang lagi nungguin Suzuki GSX-R150 maupun GSX-R250.
Suzuki GSX-R125 disebut-sebut hadir sebagai seekor bayi alias baby dari GSX-R1000R dengan desain yang cukup menawan. Sportbike fairing ini terkhusus untuk menyasar market motorsport 125cc entry level yang kini dihuni oleh Honda CBR125R dan Yamaha YZF-R125.
Berbeda dengan CBR125R dan YZF-R125 yang masih bermesin SOHC jadul, justru Suzuki GSX-R125 ini sudah mengadopsi mesin satu-silinder 125cc DOHC 4-klep dengan karakter overngebore, berpendingin liquid-cooled (radiator jumbo), serta transmisi 6-speed. Oh ya motor ini juga sudah dibekali pengkabutan Fuel injection dan lolos uji emisi Euro4 di Eropa.Terkhusus lagi GSX-R125 ini untuk anak-anak Eropah yang baru mau belajaran naik motor. Kalau disini tentu sudah dipakai buat belajaran nyari gebetan. Ngaku aja tong. Ngoahahaha…
2016 Suzuki GSX-R125 ABS 04
Sementara urusan power-torsi Suzuki GSX-R125 tembus 15 HP (11 kW) pada 8500 rpm dan torsi puncak sebesar 64 Nm / 8100 min. Tak ketinggalan hadir fitur-fitur premium yang ditawarkan sebagai perlengkapan standard, termasuk lampu LED, rem ABS, speedometer LCD full-digital, keyless ignition, Suzuki Easy Start System, dan stang underyoke.
Oke sekian dulu artikelnya bersambung. Nih pelototin gambar di bawah. Ngoahahahaha….
GALERI FOTO: